Tuesday, July 04, 2006

Beijing: Niu Jie

Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting

Once, oom Iman nanya.
Islam menyebar di China melalui dua rute, satu melalui jalan sutera yang termasyhur itu, satu lagi melalui laut di pantai tenggara China. pada jaman dinasti Yuan (1279-1368) agama Islam sudah dikenal luas di dataran China. namun demikian, sikap represi kerajaan pada zaman dinasti Qing (1644-1911) terhadap kaum muslimin sangat keras,
misalnya larangan memotong hewan dengan cara islami, larangan pergi haji ke Mekkah, dan larangan mendirikan mesjid. hal ini berlanjut hingga pemerintahan komunis, dan lumayan membaik pada akhir abad 20 kemarin.
Sebetulnya, ada 10 suku dari 56 suku di China yang mayoritas penduduknya beragama Islam, seperti Hui, Uzbek, Karach, Kyrgyz, Tatar, Tajik, Dongxiang, Sala dan Baoan. tapi cuma suku Hui (yang sebetulnya orang China-Han juga) yang mendapat `otonomi khusus` dari pemerintah beijing.
nah, salah satu jejak peninggalan Islam di Beijing adalah Niu Jie Libai Si/Qingzhensi (Masjid Niu Jie). Masjid ini adalah masjid terbesar di Beijing dan menjadi pusat kegiatan kaum Muslimin Beijing yang diperkirakan berjumlah sekitar 200.000.
Masjid ini dibangun pada tahun 996 Masehi dan mempunyai arsitektur khas China. Di sisi selatan terdapat kuburan dua imam dari Arab yang pernah berdomisili di situ pada akhir abad 13.
Di sekitar masjid, terdapat beberapa restoran Muslim dan supermarket yang menjual makanan-makanan halal, termasuk Bebek Peking yang terkenal itu.
nah foto 1 itu masjid Niu Jie, tapi diambil dari islamicity.com. sedangkan foto 2 itu restoran Muslim Xinjiang di dekat stadion ex Asian Games. di dekat tembok china pun ada restoran Muslim yang besar. di dindingnya ada foto orang-orang yang pernah makan disana. salah satu foto ada yang bertuliskan `Kepala Koki bersama pemimpin Islam Indonesia`.
ternyata `Indonesian Muslim Leader` itu adalah...Aa Gym! wakwawww...
btw, hidup Yazid..eh..Zizou!! tapi...hidup Jerman!!

|