Tuesday, May 09, 2006

Lost and Found

Photobucket - Video and Image Hosting

Di negara beradab, di tiap stasiun atau bandaranya ada bagian bernama lost and found, yaitu tempat orang yang menemukan barang yang bukan haknya terus dikembalikan ke situ (dengan harapan orang yang punya barang tersebut bisa menemukannya kembali) dan tempat orang yang kehilangan barang mencari barangnya yang hilang.
locus: stasiun shin-bashi (alias `jembatan baru`), suatu waktu di musim dingin.
setelah membeli tekiken (tiket bulanan kereta) untuk oedo-line, saya ketinggalan tas yang berisi boneka.
*hah, kang bagas suka boneka??
ohhh bukan, boneka itu saya beli buat anaknya temen, kira-kira umurnya lima tahun. orang uzbekistan, cantik banget, kayak boneka.
*cepet gede yah, jodoh mah gak lari kemana kok! hehehe....
wah padahal itu dalam perjalanan ke kampus. artinya ada gap beberapa jam untuk hilang lenyap entah kemana...
malamnya selepas kuliah, saya mampir ke bagian `lost and found` di stasiun tersebut. tanpa banyak cingcong petugas mencatat identitas saya dan boneka dapat kembali ke tangan tanpa lecet sedikitpun!
locus: busway koridor I, jam pulang kantor
antri panjang di loket halte monas. begitu juga di haltenya, berdesak-desakan. di bus? podho wae. turun di halte bendungan hilir terus jalan buat nunggu bus di bawah jembatan penyeberangan universitas atmajaya. saat itu baru sadar bahwa retseleting tas terbuka. dompet hilang. memory card kamera dan discman masih ada.
segera saya ke petugas di loket busway: tolong kalo ada yang menemukan dompet isinya KTP, ATM, kartu kredit kasih tahu saya.
petugas: gak mungkin ada pencopet di busway. pencopet itu (sekarang) beroperasi lagi di jembatan atas.
saya bukan mempermasalahkan beberapa rupiah dan ratusan ringgit (buat sekolah), tapi kartunya itu. makanya kali-kali ada yang nemukan. eh malah berdebat. garing.
langsung lapor ke kantor polisi. blokir semua akses.
besoknya: halo pak bagas? saya nemu dompet atas nama bapak. saya pegawai di gedung X lantai sekian. bisa diambil di saya.
alhamdulilah...rada lega
*tapi ke si pencopetnya mah tetep aja pengen jitak!!

|