Beijing Selayang Pandang

Setelah lebih dari tiga jam transit di hong kong, tiga jam kemudian kami tiba di Beijing International Airport. Bandaranya sedang direnovasi habis-habisan untuk menyambut Olimpiade 2008. terlihat jaringan kereta api yang menghubungkan bandara dan pusat kota sedang dibangun. subway apa maglev (kereta bertenaga magnet) seperti di shanghai ya?
saya lihat termometer di luar ruangan 23 derajat saja, padahal sudah malam. alhamdulillah. saya memang kurang suka udara yang terlalu dingin tapi tidak bersalju. kurang sreg gitu. kalo madu dingin mah bersalju aja sekalian, hehe..
tengok kanan kiri, wahhh..ternyata jalanan di beijing lebar-lebar. lebih lebar daripada sudirman-thamrin. di sana-sini sedang ada kegiatan konstruksi. saya dengar semua proyek pembangunan dikebut untuk olimpiade 2008, dan sebelum 2008 semua proyek harus sudah selesai. jadi tidak ada lagi debu berterbangan dan seterusnya.
hmm..lalu lintas berjalan di jalur kanan, dengan lajur khusus sepeda dan `becak` di kedua sisi. oh ya, sepedanya tua-tua loh, orang kita mungkin malu ngendarainya ;p
di tengah kota, bangunan-bangunan baru mentereng gagah berdiri. diselang-selingi jalan bertingkat-tingkat. tentara bertebaran dimana-mana. pengemis membuntuti turis.
dan be careful euy, para pedagang siap cheating on us (ngasih uang palsu, padahal nuker uangnya di bandara!! beli kaos L dibuka di hotel jadi XXL, nawar terakhir 30 yuan dan diokein, ngasih uang 50 yuan dikembalikan cuman 10 yuan dst).
tapi, saya pikir beijing masih bisa kita nikmati. kan udah biasa dengan segala ketidakberesan jakarta, tulll? hehe..
nah yang lagi sesepedahan ini para mahasiswa tsinghua university, salah satu universitas paling beken di china. asyik ya, apalagi kalo ada yang diboncengin di belakang, kan jadi romantisss.....;p
<< Home