Borneo

"mau ditugaskan kemana?" begitu kira-kira pertanyaan orang kantor kalo ada penugasan ke daerah. saya selalu jawab dengan manstaf: ke tempat yang belum pernah saya kunjungi! soalnya saya senang mendapat pengalaman baru.
ternyata saya tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hal baru karena tidak lama kemudian orang travel menyerahkan tiket penerbangan dari sriwijaya air. pertanyaan pertama yang muncul: ini pesawatnya ada sayapnya enggak pak? hehe..maklum, ini penerbangan domestik saya yang non garuda-merpati (sombong enggak tuh, padahal kalo diingat-ingat, 100% penerbangan domestik saya dibayarin uang negara...ampuuunn bapak-bapak ibu-ibu..)
perjalanan kali ini ke palangkaraya - sampit - pangkalan bun, setelah beberapa tahun lalu pernah ke banjarmasin - kuala kapuas - muara teweh (pakai speedboat) dan juga samarinda - balikpapan - sangatta - muara wahau (pakai darat).
ternyata pesawat yang ditumpangi kecil saja, dengan kursi 3 di kanan 3 di kiri. kebetulan rombongan saya (berempat) sepesawat dengan rombongan DPR yang juga melakukan kegiatan di kalteng. alhasil, di bandara tjilik riwut, kami ikut dijamu di ruang VVIP bandara (ngiring bingah, kata orang sunda mah). nah disinilah baru kami tahu kalo di kalimantan ini rotan pun dimakan! (rada mirip sama bambu - rebunglah).
perjalanan palangkaraya - sampit dapat ditempuh lewat darat selama 4 jam. alhamdulillah, kehidupan disana sudah normal. tidak ada lagi kerusuhan-kerusuhan, begitu kata pak bupati. nah, begitu mau ke pangkalan bun pakai darat juga, pak bupati bingung..lha emang bisa? huahaha..namanya juga orang kota, khusnudzon aja kalo jalan di kalimantan juga mulus2x kayak di kota hihi...
katanya bisa, tapi seharian, dan setelah sampai disana cepet2x cari tukang urut! hehe..
akhirnya diputuskan lewat udara. hmmm..di pikiran, jakarta - palangkaraya saja pesawat kecil, apalagi sampit - pangkalan bun. kebayang pesawat2x baling-baling kecil kayak di film. setelah beberapa lama nunggu di VIP room bandara, tiba-tiba ada pesawat kecil mendarat. haaaahhh..kecil sekali! beberapa saat kemudian, seorang petugas di samping pesawat melambai-lambaikan tangannya ke arah kami! (emang becak bang?!). ehhh..keterkejutan kami belum juga habis, pesawat berkapasitas 40 penumpang itu cukup penuh juga. terus nanya pramugari: mbak nomor tempat duduknya dimana? si mbaknya jawab: dimana aja pak, silakan duduk!! huahahaha...
selama perjalanan the one and the only menu was minuman kotak! (yang buat bekel anak SD itu lho..hehe..)
yang lebih seru, perjalanan udara dari pangkalan bun - palangkaraya. dikira akan sama pesawatnya dengan yang tadi (karena kan jaraknya lebih jauh). ternyata...lebih kecil setengahnya!! kapasitas pesawat 20 orang, dan tahu lewat mana penumpang masuk? lewat ekor pesawat! hahaha..pengalaman yang menarik. kursi 2 di kiri dan 1 di kanan (mirip bus ya?). koper-koper bagasi ternyata diselap-selip diantara kursi.
tunggu punya tunggu mana nih pramugari yang mau meragain keselamatan pesawat? ternyata..tidak ada! bangku silahkan pilih sendiri, kue-kue kotak silahkan ambil sendiri, kencangkan seatbelt sendiri (tanpa disuruh pilot)..dan here we go....take off! gak ada basa-basinya sedikitpun! haha...
alhamdulillah dapet pengalaman baru yang tidak terlupakan kemarin itu ;)
<< Home