Here I Come..
waaahhh..tebakannya pada bener tuh! berarti harus diversifikasi destinasi nih nanti heuheu..
pesawat berkode JL726 itu menerbangkan saya dari bandara cengkareng pukul 22.30. ya, akhirnya saya harus kembali ke tanah air kedua, setelah terakhir meninggalkannya 4 bulan yang lalu (wah kalo calon anak mah empat bulan udah ditiup ruhnya tuh, naoooonnn..deuih..??).
oh tidak, kali ini tidak lama, hanya dua minggu saja. saya belum berkeinginan untuk menetap lebih lama di negeri orang lagi. entah mengapa, bukan bosan. mungkin masih ada beberapa hal sangat penting yang harus saya kerjakan dulu (huhuyyy..apaan tuhhh *dengan gaya jaja miharja jaelani bin jaelangkung*)
hmmm..sudah tiga kali saya terbang ke sini. yang pertama, karena masih ingusan dan kebelet pengen banget, semalaman tidak tidur saking excitednya. yang kedua, mau sekolah, rada deg-degan, karena mikir bisa gak ya dengan kemampuan uteuk saya yang pas-pasan ini lulus?? yang ketiga kemarin? temen duduk sebelah nyeletuk, eh elu pules banget yak, sampe ngorok-ngorok pula! haaahhhh..&%$#"&%)?&?!%`+{}?><+>!<
tiba di narita, angin timur menerpa wajah brrrr...ternyata minus 1 derajat.
tiba di apartemen jam 09.00, ehh wait..mong-ngomong tentang tempat tinggal a.k. apartemen a.k. apato, di jepang ini yang privat sebetulnya kurang bagus: mahal dan kecil. tapi alhamdulillah, selama saya disini saya dapat apato yang oke-oke punya. lihatlah keluar jendela, skyline shinjuku segera nampak, lengkap kerlap-kerlip lampu dari gedung-gedung pencakar langitnya disana. yang kedua, dari balik jendela, cahaya pagi mengusap punggung fujiyama yang kesohor itu. amazing!
yang ketiga, wah ini mah daerah industri euy, di pinggiran kota lagi. jadi pemandangan sekitar tidak begitu bagus, tapi ya tetap bersih dan teratur.
alasan-alasan itu yang membuat saya tidak pernah menutup tirai jendela selama tinggal disini...
<< Home